Showing posts with label manunggal bangsat. Show all posts
Showing posts with label manunggal bangsat. Show all posts

Thursday, June 19, 2014

Hubungan manga NARUTO dengan Ajaran kelompok jamaah Al Yaklu Malang


Sekilas tentang manga Naruto



Naruto adalah manga dan anime karya Masashi Kishimoto. Manga Naruto bercerita seputar kehidupan tokoh utamanya, Naruto Uzumaki, seorang ninja remaja yang berisik, hiperaktif, dan ambisius; dan petualangannya dalam mewujudkan keinginan untuk mendapatkan gelar Hokage, ninja terkuat di desanya.

Manga Naruto pertama kali diterbitkan di Jepang oleh Shueisha pada tahun 1999 dalam edisi ke 43 majalah Shonen Jump. Di Indonesia, manga ini diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Popularitas dan panjang seri Naruto sendiri (terutama di Jepang) menyaingi Dragon Ball karya Akira Toriyama, sedangkan serial anime Naruto, diproduksi oleh Studio Pierrot dan Aniplex, disiarkan secara perdana di Jepang oleh jaringan TV Tokyo dan juga oleh jaringan televisi satelit khusus anime, Animax, pada 3 Oktober 2002 sampai sekarang. Seri pertama terdiri atas 9 musim. Musim pertama dari seri kedua mulai ditayangkan pada tanggal 15 Februari 2007.

Tentang Masashi Kishimoto, pencipta manga Naruto
.
Masashi Kishimoto (岸本斉史 — Kishimoto Masashi; lahir di Prefektur Okayama, Jepang, 8 November 1974; umur 36 tahun) adalah seorang mangaka Jepang. Masashi Kishimoto mulai mengembangkan bakatnya akan menggambar semenjak usia SD. Masashi Kishimoto menjadi mangaka terkenal semenjak karyanya, Naruto sukses besar baik di Jepang sendiri ataupun di negara-negara lain. Pada tahun 1999 Naruto pertama kali dipublikasikan di Shounen jump membuat Kishimoto menerima penghargaan hop step. Saudara kembar Masashi Kishimoto, Seishi Kishimoto juga merupakan seniman manga dengan karyanya yang terkenal 666 Satan

Komik Satan 666 Seishi Kishimoto
.
Mangaka ini memang genius dengan meyelitkan pengaruh agama dan budaya sesuatu masyarakat di dalam komiknya itulah gaya pemikirannya, ketika melihat movie naruto, saya merasa ada hubungan antara karakter dalam manga ini dengan karakter dalam agama Shinto dan secret societies.

AKATSUKI
.



Akatsuki adalah nama sebuah kelompok antagonis dalam serial manga dan anime Naruto. Akatsuki beranggotakan 10 orang kriminal kelas S yang ditakuti karena kekuatan dan tabiat mereka yang buruk. Syarat keanggotaan mereka masih belum diketahui secara jelas. Tapi yang pasti, mereka semua mempunyai Kekkei genkai atau setara dengan Kekkei genkai yang unik dan mengerikan dan menakutkan.

Tujuan Akatsuki
.
Tujuan Akatsuki ialah penguasaan dunia dengan kekuatan mutlak. Mula-mula mereka akan mengumpulkan ke-9 bijuu lalu membangkitkan biju berekor 10. Lalu dengan kekuatan besar, mereka akan membangun desa mereka sendiri dan mengobarkan perang ke seluruh negara. Mereka akan membangun sebuah desa yang sanggup menerima tugas apapun termasuk pembunuhan, penyerangan, penculikan, perang, dan tugas kotor lainnya.

Pelindung Kepala.



Pelindung kepala yang dipakai anggota Akatsuki sedikit berbeda, dimana ada bekas goresan melintang di simbol desa mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak lagi terikat dan terbebas dari desa asal mereka. Menunjukkan bahwa mereka memilih jalan untuk menjadi kafir. Sebagai contoh, Uchiha Itachi dari Leaf Village memakai simbol di dahinya dengan goresan vertikal yang menggores simbol tersebut.
Nabi Muhammad (SAW) yang diberkati berkata: “… Diantara matanya, di dahinya tertulis kata kafir (tidak percaya). Dan setiap mukmin akan bisa membacanya.”

TOBI
.

Tobi menjadi anggota Akatsuki sesudah kematian Sasori dan menjadi rekan Deidara. Tobi merupakan Madara Uchiha, salah satu pendiri Konoha. TOBI atau UCHIHA MADARA (nama sebenarnya) adalah pengasas sebuah klan yang bernama UCHIHA dan juga menumbuhkan organisasi AKATSUKI ini, seorang ninja yang telah hidup dari zaman dahulu dan dikatakan memiliki kehidupan kekal abadi. Dia juga buta pada mata kirinya dan DALANG di balik semua keburukan dengan memanipulasikan fikiran,pembohongan serta fitnahnya amat luar biasa dan orang yang membuka peperangan dunia ninja yang baru.

Lagi-lagi, tokoh dalam manga Naruto ini mewakili sifat dari Dajjal, Antikristus sendiri

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Inginkah kamu sekalian aku beritahukan tentang Dajjal, suatu keterangan yang belum pernah diceritakan seorang nabi kepada kaumnya? Sesungguhnya ia buta sebelah mata”

Hadist riwayat Hudzaifah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Dajjal itu buta mata kirinya, berambut lebat, ia membawa surga dan neraka, nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka.”

Tobi memakai topeng aneh yang menutupi seluruh wajahnya, sehingga hanya mata kanannya saja yang terlihat, yang kemudian diketahui adalah Sharingan.

SHARINGAN
Klan Uchiha diketahui memiliki kemampuan memanipulasi Jurus Mata/Doujutsu dan jurus Sharingan yang dikuasai klan Uchiha adalah salah satu dari tiga jurus mata terhebat (dua jurus lainnya adalah Byakugan dan Rinnegan). Menurut Madara Uchiha, kemampuan mata Sharingan sebenarnya diturunkan dari Rikudo Sennin yang memiliki mata Rinnegan.

Magekyo Sharingan
Terdapat jurus mata yang melebihi Sharingan yaitu Magekyo Sharingan, yang dapat dibangkitkan oleh beberapa orang dalam Uchiha termasuk Sasuke, Itachi, Madara, dan Izuna. Syarat untuk membangkitkan Magekyo Sharingan adalah pengguna Sharingan harus membunuh teman terbaiknya untuk menguasai jurus itu.

Fuumetsu Magekyo Sharingan
.
Ada 1 tingkatan dari mata sharingan melebihi magekyo sharingan, dan hanya madara yang menguasai kemampuan itu. tentu saja ada syarat tertentu seperti halnya magekyo, syaratnya adalah mengambil mata keluarga (adik atau kaka) dan mencangkokannya ke dalam mata sendiri.

Fuumetsu Magekyo Sharingan memiliki kemiripan dengan mitos Horus, dewa MATAHARI, Mesir kuno:
Horus adalah salah satu Dewa kosmogoni dari Heliopolis (tempat kelahiran para Dewa) dalam penciptaan mitos dan legenda. Tuhan Horus, dipandang sebagai Tuhan Langit dan Matahari. Ayahnya bernama Osiris dan ibunya Isis, serta memiliki kakak bernama Seth. Legenda mengatakan bahwa Seth cemburu membunuh Osiris, ayah dari Horus dan Seth. Ketika Horus dibesarkan, ia bersumpah untuk membalas kematian ayahnya. Horus dan Seth melakukan beberapa kontes untuk menentukan siapa yang akan menduduki tahta Osiris. Dalam pertarungan, Horus terluka di mata kanannya. Tetapi Horus dapat membunuh Seth dan menduduki tahta Osiris.

Dan inilah yang dinamakan mata Sharingan.



Bentuk dari mata Sharingan yang sebenarnya adalah desain mata simbol 666 dengan pola melingkar pada Itachi Magekyo Sharingan.

Dan inilah mata Rinnegan, yang dikatakan Madara sebagai asal dari mata Sharingan Rikudo Sennin.



Mata Rinnegan = Dajjal Mata Satu.

Mangekyo Sharingan yang berbeda yaitu Mangekyo Sharingan milik Uchiha Sasuke, tetapi bermakna sama.

Sasuke Mangekyo Sharingan

AMATERASU.
Amaterasu adalah tingkat tertinggi teknik Api, Api hitam Amaterasu, dikatakan api dari neraka yang panas seperti matahari, terbakar pada fokus yang diinginkan pengguna.


Sasuke Amaterasu

Amaterasu pada agama Shinto:



Amaterasu disebutkan dalam Kojiki sebagai dewi matahari yang dilahirkan dari Izanagi, yang juga ditemani oleh saudaranya, Susanoo, penguasa badai. Dalam Kojiki, Amaterasu dijabarkan sebagai dewi yang darinya seluruh cahaya berasal, dan juga sering diartikan sebagai dewi matahari karena kehangatannya dan kepeduliannya kepada meraka yang memujanya.

Patung disamping kanan adalah patung Amaterasu ( dewi MATAHARI ) yang terletak di Kuil Ise, Semenanjung Ise Peninsula di bagian barat Honshu. Kuil Ise disebutkan sebagai kediaman dari Amaterasu dan kediaman cerminnya. Kuil ini tertutup untuk umum. Sampai saat ini, keluarga Kerajaan Jepang menyatakan keturunan dari Amaterasu, dan kaisar secara resmi dianggap sebagai dewa.

Pein/Nagato
.



Pain atau nama sebanarnya Nagato adalah ketua Akatsuki, mempunyai Mata DEWA (rinnegan) dalam agama buddha dan mesir, mampu menghidupkan orang yang telah mati dan mencipta sesuatu mengikut kehendaknya.

Pain digambarkan memiliki pengetahuan sejarah masa lalu berbagai macam desa, dan juga yang mendasari kondisi polotik dan ekonomi pada kebanyakan negara.

Dari kalimat Pain, anda bisa mendapatkan informasi bahwa Pain sebenarnya adalah manusia yang didewakan oleh Amegakure. Amegakure menganggap Pain adalah Dewa Pelindung. Hal yang sama dengan sosok Firaun di Mesir.


Pain sebagai Tuhan.

“Sensei. You’re still just a person…
I don’t expect you to understand what I’m telling You.
As a God, what I say, what I think, becomes the Law of a God”


Artinya:
Guru. Kamu masih seorang manusia…

Saya tidak berharap Anda untuk memahami apa yang saya katakan kepada Anda.
Sebagai Tuhan, apa yang saya katakan, apa yang saya pikirkan, menjadi Firman Tuhan/Hukum Allah


Sosok Pain ini mengingatkan saya akan sosok Dajjal.

Kesamaan Pain dan Dajjal:


Dajjal berasal dari golongan manusia.

Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu berkata: “Ya. Dajjal adalah manusia dari bani Adam. Sebagian para ulama menyatakan Dajjal adalah setan. Sebagian lagi menyatakan bapak manusia ibu dari bangsa jin. Tapi semua pendapat ini tidaklah benar. Karena dia butuh makan minum dan lainnya. Oleh krn itu Nabi ‘Isa ‘alaihissalam (Yesus) membunuh dengan cara membunuh manusia biasa.”.

Mengaku sebagai Nabi, kemudian mengaku sebagai Tuhan
.
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu mengatakan: “Telah disebutkan awal mula ia keluar menyeru kepada Islam mengaku sebagai muslim. Kemudian mengaku sebagai nabi setelah itu mengaku sebagai ilah.”.

Memerintahkan langit untuk menurunkan hujan lalu turunlah hujan.


Pain menghentikan hujan di Amegakure.

Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Dia datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Merekapun beriman kepada menerima dakwahnya. maka Dajjal memerintahkan langit utk hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman.”

Adapun kaum yg tdk beriman dan tdk menerima dakwah Dajjal tdk ada sedikit harta pun tersisa pada mereka.

The Eye of the Moon Plan
.
The Eye of the Moon Plan (月の眼計画, Tsuki no Me Keikaku) adalah rencana utama Madara Uchiha untuk menguasai dunia.



sukuyomi (dewa BULAN) dalam Shinto.
Tsukuyomi (ツクヨミ?, Juga dikenal sebagai Tsukuyomi-no-Kami), adalah dewa bulan dalam Shinto dan mitologi Jepang. Nama Tsukuyomi-no-Mikoto adalah kombinasi dari kata Jepang untuk “bulan” (tsuki) dan “untuk membaca, untuk menghitung” (yomu). Interpretasi lain adalah bahwa namanya adalah kombinasi dari “malam terang bulan” (Tsukiyo) dan arti kata kerja “untuk melihat” (Miru).

Setelah mendaki tangga langit, Tsukuyomi-no-Mikoto tinggal di langit, juga dikenal sebagai Takamagahara, dengan adiknya Omikami Amaterasu, dewi MATAHARI.

Mari saya tunjukan lagi unsur-unsur illuminati. Jika anda menganggap ini hanya kebetulan, coba perhatikan dialog yang dikatakan oleh MADARA dalam ‘MOON EYES PLAN’

“to have everything become one with me”

- untuk menjadikan semuanya menjadi satu denganku

“I mean to achieve a complete form, in which all is united”

- Maksudku untuk mendapatkan bentuk yang sempurna, dimana semua menjadi satu (bersatu)

“I will cast my illusion upon all humans living upon the earth’s surface.”

- Aku akan menggunakan ilusiku kepada semua manusia yang hidup di muka bumi”

“controlling all of humanity within that illusion, I will become one with the world”

- Mengendalikan seluruh umat manusia dengan ilusi tersebut

“It will be a world without hatred or conflict. everything will be one with me. everything united.”

- Ini akan menjadi dunia tanpa kebencian atau konflik, semua akan menjadi satu denganku, semuanya bersatu
.

Apakah sudah jelas bagi anda pesan yang dimaksudkan Madara oleh Masashi Kishimoto dalam kehidupan DUNIA nyata kita? Ya, ini agak sama dengan tujuan illuminati dimana ingin membentuk Dunia Baru “New World Order”. Cita-cita UTAMA Organisasi AKATSUKI juga adalah menguasai dunia dan menciptakan sebuah dunia baru yang dipanggil keamanan, “One World United”.

JUUBI (Ten-tailed DEMON)
.
Monster berekor sepuluh (十 尾, Jūbi) adalah Setan purba (ada sejak permulaan) pada manga Naruto. Semua ke-sembilan ekor monster hanyalah bagian dari chakra Monster berekor sepuluh. Tujuan utama Madara Uchiha, Moon Eye Plan, adalah untuk menangkap dan menggabungkan semua ke-sembilan ekor monster kembali ke Monster berekor sepuluh, dan menjadi jin-chūriki (wadah/tempat Jin) untuk melemparkan refleksi Sharingan di bulan, genjutsu ini dikenal sebagai Tsukuyomi tak terbatas yang akan menempatkan seluruh dunia di bawah kekuasaannya.
Ini adalah DEMON BERMATA SATU yang ingin dibangkitkan oleh Madara Uchiha.



Juubi, ten tailed demon.

Perhatikan matanya Demon ini Setiap lingkaran memiliki angka 6 berulang sebanyak 3 kali, 666.
Dan lihatlah topeng terbaru Madara.

KARAKTER AKATSUKI LAINNYA.
Orochimaru.



Orochimaru adalah mantan anggota Akatsuki yang bertubuh seperti ular. Sasuke cursed seal berasal dari Orochimaru. Sasuke Cursed Seal juga 666 (perhatikan panah merah atas ).

Sasori, Puppet Master.




Sasori (サソリ?), juga dikenal sebagai Sasori si pasir merah (赤砂のサソリ Akasuna no Sasori?), adalah seorang ninja pelarian yang berasal dari Sunagakure. Setelah kematian kedua orangtuanya, Sasori dibesarkan oleh neneknya, Chiyo, yang mengajarnya segala sesuatu tentang boneka. Setelah teruji mahir dengan kemampuannya, Sasori menggunakan pengetahuan barunya itu untuk mengubah tubuh kedua orangtuanya menjadi boneka dengan usaha agar bisa dicintai. Karena mereka hanyalah boneka tanpa emosi, karya ini menjadi gagal, dan ia meninggalkan Sunagakure selama dua puluh tahun sampai ia diperkenalkan.

Tubuh boneka Sasori membuat ia dapat mengontrol ratusan boneka dalam sekali melalui mekanisme pada dadanya yang dapat menghasilkan banyak benang chakra.
Master dalam pengendalian boneka manusia, sosok Sasori mengingatkan kita akan salah satu keahlian illuminati dalam industri hiburan.

waalahu'alam bissawab

Sumber: http://mureo.com/

Thursday, April 10, 2014

Piala Kecurangan TK SD Al Yaklu Arjosari



Dari mana asal dari piala-piala ini?




Jawabannya:
Setiap ada lomba tingkat Kecamatan atau kota, seorang guru Al Yaklu International Outlook school disusupkan menjadi JURI LOMBA tersebut. Nah dari kecurangan itulah piala-piala ini berasal.
=================== BECIK KETITIK, OLO KETORO ======================

* pengakuan seorang guru via sms.



Dalam rangka open House TK SD Unggulan Al Yaklu kami mempersilahkan pembaca meneliti apa, bagaimana sejarahnya dan siapa sebenarnya lembaga yayasan manunggal bangsat Al Yaklu Arjosari Malang di web berikut.

http://alyaluoutlookschool.blogspot.com/  


http://alyaklutksdunggulanmalang.blogspot.com/


http://alyakluoutlookinternational.blogspot.com/


http://asbirinmaulanadpopoldajatim.blogspot.com/


http://tksdunggulanalyaklumalang.blogspot.com/

http://depotdarulislampalu.blogspot.com/



http://ulujukuracingcentermks.blogspot.com/


http://alyaluinternationaloutlookschool.blogspot.com/

http://asosiasilunamayamalang.blogspot.com/

http://asosiasuduniasbirinmaulana.blogspot.com/

http://nabidaruratrasuladhoc.blogspot.com/

http://nabidaruratrasuladhocmalang.blogspot.com/

http://inilahyanghotxxx.blogspot.com

http://themostsuperioralyaklumalang.blogspot.com

http://wajahaslialyaklumalangniiradikaltakfer.wordpress.com




Open House TK SD Unggulan Al Yaklu Arjosari Malang



Dalam rangka open House TK SD Unggulan Al Yaklu kami mempersilahkan pembaca meneliti apa dan siapa sebenarnya tokoh dan elit sekolah TK SD umbulan Al Yaklu Arjosari Malang di web berikut:

http://alyaluoutlookschool.blogspot.com/  


http://alyaklutksdunggulanmalang.blogspot.com/


http://alyakluoutlookinternational.blogspot.com/


http://asbirinmaulanadpopoldajatim.blogspot.com/


http://tksdunggulanalyaklumalang.blogspot.com/

 

http://depotdarulislampalu.blogspot.com/



http://ulujukuracingcentermks.blogspot.com/



http://alyaluinternationaloutlookschool.blogspot.com/


http://asosiasilunamayamalang.blogspot.com/


http://asosiasuduniasbirinmaulana.blogspot.com/


http://nabidaruratrasuladhoc.blogspot.com/


http://nabidaruratrasuladhocmalang.blogspot.com/


http://inilahyanghotxxx.blogspot.com


http://themostsuperioralyaklumalang.blogspot.com


http://wajahaslialyaklumalangniiradikaltakfer.wordpress.com



Jangan menyesal nanti jika akhirnya Anda memasukkan buah hati Anda ke sekolah yang SALAH.

Tuesday, January 7, 2014

TERORIS INDONESIA BERBISNIS NARKOBA?



Kasus
Kelompok Fadli Sadama merupakan kelompok Medan spesialis melakukan aksi perampokan Bank (fa’i) untuk mengumpulkan dana guna membiayai kegiatan pelatihan paramiliter dan aksi terorisme. Fadli adalah narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta, Medan yang melarikan diri pasca kerusuhan dipenjara itu pada 11 Juli 2013. Berdasarkan hasil pengembangan Fadli Sadana setelah dideportasi dari Malaysia ke Indonesia kemudian jaringannya terus dibongkar dan akhirnya banyak diantaranya yang berhasil ditangkap. 

Pada 17 Desember 2013 berhasil ditangkap tiga teroris jaringan kelompok Fadli Sadana di Medan yaitu Hayat, Fahrul Rozi dan Tomas. Ketiganya ditangkap di Jalan Raya Veteran, Medan ketika mengendarai motor. Penangkapan ini masih satu rangkaian dengan pengungkapan teroris di Lamongan, Bima, Bekasi dan Sukabumi. Peranan mereka adalah sebagai sel pelindung yang ikut serta menyembunyikan Fadli Sadana setelah kabur dari LP Tanjung Gusta. Mereka juga terlibat dalam aksi-aksi perampokan kelompok ini; Tomas terlibat perampokan Bank Mustika dan Bank Mandiri (2008), dan Bank CIMB Niaga Medan (2010). Fahrul Rozi terkait dengan perampokan di Bank mandiri dan Bank CIMB Niaga Medan. Sedangkan Fadli Sadana dan Toni Togar (pimpinan teroris Medan yang kini mendekam di LP Nusakambangan) pernah terlibat dalam konflik di Ambon, Maluku pada 2001. Setelah selesai konflik di Ambon, Fadli ikut aktif dalam aksi-aksi terorisme dengan kelompok Medan. 

Pada 2003 Fadli Sadana terlibat perampokan Bank Lippo di Jalan Dr. Mansyur, Medan. Pada 2007 Fadli Sadana ke Malaysia untuk berbisnis narkoba. Pada 2008 kelompok Fadli merampok money changer di daerah Katamso, Medan. Dalam aksi tersebut Fadli bertindak sebagai eksekutor. Kelompok Fadli Sadana masih terkait dengan jaringan kelompok Thoriq yang terkait ledakan bom di Beji, Depok dan Tambora pada 2012.


ANALISIS

Kelompok Fadli Sadana, Medan merupakan kelompok yang bergerak spesialis bertugas untuk pengumpulan dana dan kekayaan melalui perampokan (fa’i) sama seperti yang dilakukan oleh kelompok Abu Roban. Modus operandinya hampir sama, yaitu menggunakan senjata api, dan sasarannya adalah bank. Kelompok ini melakukan pengumpulan dana untuk mendukung pelatihan paramiliter yang ada di Gunung Jalin Jantho, Aceh Besar pimpinan Abu Tholud dan restu dari Abu Bakar Ba’asyir.
 
Sehingga apabila ditelusuri kelompok-kelompok teroris di Indonesia saat ini terpecah-pecah dalam kelompok kecil yang bersifat lokal, tetapi saling terhubung dalam suatu jaringan besar yang bersentral pada kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MTI) pimpinan Santoso alias Abu Mardah di Poso.

Tetapi yang berbeda dari kelompok Fadli Sadana ini, selain melakukan pengumpulan dana melalui perampokan (fa’i) ternyata juga melakukan bisnis narkoba. Ini menjadi sesuatu yang baru dari strategi teroris dalam pengumpulan dana. Bisa dikatakan ini sesuatu yang tidak biasanya di luar kewajaran dalam konteks terorisme Islam politik di Indonesia. Pemahaman terorisme di Indonesia spesifik berbeda dengan terorisme-terorisme di negara lain. Teroris Indonesia ada pakemnya. Teroris di Indonesia berangkat dan berakar dari pemahaman ideologi Islam yang memiliki cita-cita menegakkan syari’at Islam dalam kehidupan masyarakat dan bernegara. Meskipun dinilai aksi-aksi terorismenya dianggap sebagai aksi kekerasan dan melanggar hukum, tetapi mereka tetap menggunakan ajaran-ajaran Islam yang bersumber dari ayat-ayat Al Qur’an dan Hadis sebagai dasar dan pembenarannya. Sehingga tidak mungkin apabila kelompok teroris melakukan aksi yang jelas-jelas diharamkan dalam ajaran Islam, karena salah satu gerakan yang dilakukannya adalah anti kemaksiatan atau perang terhadap kemaksiatan.

Misalnya aksi membunuh dengan bom bunuh diri. Diperbolehkan karena anggapan pembenarannya adalah memerangi membunuh orang kafir dan darah orang kafir adalah halal. Sedangkan pengantinnya adalah sahid karena berjuang di jalan Allah dan akan mendapatkan pahala surga. Perampokan dihalalkan karena dianggap sebagai fa’i yaitu harta rampasan dari orang kafir tanpa peperangan yang merujuk dulu juga pernah dilakukan pada masa perjuangan Nabi Muhammad. Tetapi apabila hal yang dilakukan itu jelas-jelas dinyatakan tidak boleh atau haram tidak akan dilakukan. Narkoba termasuk dalam katagori khomar sama dengan arak atau alkohol yang dinyatakan haram dan dilarang ajaran Islam. Apabila teroris yang benar-benar berpegang pada pakemnya pasti tidak akan pernah melakukan perbuatan haram tersebut. Oleh karena itu terbukanya adanya kelompok teroris Indonesia yang melakukan bisnis narkoba untuk membiayai aksi terorismenya ini ada tiga kemungkinan gejala penyebabnya;

1. Teroris Indonesia saat ini sudah tidak memegang pakemnya lagi, karena merupakan kumpulan anggota-anggota baru yang secara pemahaman akidah ajaran Islamnya sangat lemah. Berbeda dengan tokoh-tokoh tua (lama) yang secara ideologis meresapi tentang ajaran syari’at Islam.

2. Teroris Indonesia telah ditunggangi oleh kelompok-kelompok yang sebenarnya kriminal biasa, dalam arti sesungguhnya tidak betul-betul memperjuangkan cita-citanya menegakkan syari’at Islam atau NII (Negara Islam Indonesia), tetapi merupakan gerombolan atau kelompok perampok yang mengatas-namakan teroris. Tujuan sesuangguhnya hanyalah mendapatkan kekayaan, Fa’i, uang/ financial hanya untuk diri pribadinya.

3.  Dapat juga bisnis narkoba yang dilakukan sebagai indikator bahwa teroris Indonesia saat ini sudah frustasi untuk mendapatkan dana besar yang sesuai dengan pakemnya karena tekanan aparat. Sehingga dengan terpaksa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan dana besar meskipun itu harus keluar dari pakemnya yaitu berbisnis narkoba.

REKOMENDASI

Pemerintah (BNPT) perlu segera menindaklanjuti temuan ini dengan bekerja sama dengan Badan Narkoba Nasional (BNN) untuk mencegah terorisme masuk dalam jaringan bisnis narkoba (Internasional). Bila ini sampai terjadi akan sangat berbahaya karena terorisme Indonesia sudah tidak memegang pakemnya lagi dan sulit untuk dideteksi. Masuk dalam jaringan bisnis narkoba akan mendatangkan dana yang sangat besar untuk dapat digunakan membiayai aksi terorisme. Selain itu jaringan terorisme dapat mendompleng masuk melalui jaringan bisnis narkoba transnasional (Internasional) untuk memperluas aksesnya. Penanggulangannyapun akan jauh lebih sulit karena kelompok teroris melebur menjadi kelompok jaringan narkoba. Semakin sulit menentukan motifnya bila aktivitas teroris tersamar oleh aktivitas jual beli narkoba.

(Fajar Purwawidada, MH., M.Sc.)
Sumber:

Jejak Teroris di Indonesia: Dari NII, Bermuara di Abu Bakar Baasyir



Abu Omar alias Indra Kusuma alias Andi Yunus alias Nico Salman ditangkap Juli 2011 di Jakarta. Dia berperan sebagai penyelundup senjata dari Filipina Selatan.

Sementara Sartono adalah ayah kandung Farhan, teroris yang tewas dalam penyergapan di Solk September 2012 lalu. Farhan sendiri tergabung dalam Hisbah Solo yang merupakan sayap gerakan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir.

Kelompok ini berkembang ke Indonesia Timur seperti di NTB dan Sulawesi Selatan. Di Sulsel kelompok ini berupaya membunuh Gubernur Sulsel Yasin Limpo.

Di Poso kelompok ini membunuh dan mengguburkan satu liang dua polisi. Di Jakarta, sel ini melakukan perampokan di Tambora. Di Beji Depok, laboratorium perakitan bom dibuat.

"Kalau dikristalkan, Abu Omar bukan JI atau JAT, dia NII. Antara NII, JI, JAT sebetulnya bukan yang terlalu beda. JI sempalan NII. Abu Bakar Baasyir posisinya Menteri Kehakiman NII saat membentuk JI. Tokoh di JI ada kaitan dgn struktur NII. Begitu JI ketahuan menjelma JAT, barangnya itu-itu juga, tokohnya itu-itu juga," kata Ansyaad.

Menurut Ansyaad, kelompok teror kerap berganti-ganti nama kelompoknya. Hal ini demi menghindari kejaran petugas atau mengecoh penyelidikan aparat.

"Nama sekarang sudah tidak relevan, berbagai macam mereka gunakan nama untuk menghindari petugas. Yang jelas mereka kelompok teroris," tegas Ansyaad.

Indonesia, menurut Ansyaad, tergolong lunak dalam upaya pemberantasan terorisme. Dia membandingkan dengan pemerintah Malaysia yang menggunakan militer dalam operasi terorisme di Sabah beberapa waktu lalu.

Sementara Indonesia masih menggunakan pendekatan penegakkan hukum dengan menggedepankan kepolisian.

"Kita konsisten penegakan hukum," kata Ansyaad.

"Kita tidak memusuhi apa yang mereka perjuangkan, menegakan Syariat Islam. Kita semua muslim, menghormati itu. Kita tidak suka kekerasannya itu," ujar Ansyaad.

Kita ingat Tahun 2009, pentolan teroris Noordin M Top ditangkap pasca tragedi bom besar melanda Jakarta, JW Marriot dan Ritz Carlton. Perlahan gerakan teror yang dimotori kelompok Jamaah Islamiah (JI) mengendur.

Namun pada tahun yang sama beberapa pentolan teroris seperti Dulmatin, Abu Tholut, dan Umar Patek muncul pasca pemenjaraan dan berada di kem pelatihan teror di Mindanau, Filipina Selatan. Mereka membuat 'reuni' guna melancarkan aksi terornya dalam penegakan Syariat Islam di Indonesia.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen (Purn) Ansyaad Mbai, pentolan-pentolan itu kemudian bertemu di Aceh. Wilayah yang dilanda konflik bersenjata itu kemudian dijadikan basis pelatihan teror. **

"Siapa yang desain itu? Abu Bakar Baaayir," kata Ansyaad di Jakarta, Kamis (19/12/2013). Baasyir divonis 15 tahun karena terbukti terlibat dalam pelatihan teror di Aceh.

Setelah aparat mengobrak-abrik kem pelatihan Aceh, beberapa sel teroris lari keluar Aceh. Sebagian lagi melakukan fa'i dalam menggalang dana teror.

Sebagian dari mereka menyebar sampai ke Jakarta. Mereka berkembang dan membuat gagasan baru untuk menjadikan Poso sebagai basis pergerakan. Gagasan itu muncul setelah melihat kegagalan di Aceh.

Abu Omar menjadi motor dalam gerakan teror pasca pengungkapan kem teror di Aceh. Abu Omar tercatat pernah melakukan upaya pembunuhan terhadap Wakil Ketua MPR Matori Abdul Jalil, bersama Sartono.

Abu Omar alias Indra Kusuma alias Andi Yunus alias Nico Salman ditangkap Juli 2011 di Jakarta. Dia berperan sebagai penyelundup senjata dari Filipina Selatan.

Sementara Sartono adalah ayah kandung Farhan, teroris yang tewas dalam penyergapan di Solk September 2012 lalu. Farhan sendiri tergabung dalam Hisbah Solo yang merupakan sayap gerakan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir.

Kelompok ini berkembang ke Indonesia Timur seperti di NTB dan Sulawesi Selatan. Di Sulsel kelompok ini berupaya membunuh Gubernur Sulsel Yasin Limpo.

Di Poso kelompok ini membunuh dan mengguburkan satu liang dua polisi. Di Jakarta, sel ini melakukan perampokan di Tambora. Di Beji Depok, laboratorium perakitan bom dibuat.

"Kalau dikristalkan, Abu Omar bukan JI atau JAT, dia NII. Antara NII, JI, JAT sebetulnya bukan yang terlalu beda. JI sempalan NII. Abu Bakar Baasyir posisinya Menteri Kehakiman NII saat membentuk JI. Tokoh di JI ada kaitan dgn struktur NII. Begitu JI ketahuan menjelma JAT, barangnya itu-itu juga, tokohnya itu-itu juga," kata Ansyaad.

Menurut Ansyaad, kelompok teror kerap berganti-ganti nama kelompoknya. Hal ini demi menghindari kejaran petugas atau mengecoh penyelidikan aparat.

"Nama sekarang sudah tidak relevan, berbagai macam mereka gunakan nama untuk menghindari petugas. Yang jelas mereka kelompok teroris," tegas

Indonesia, menurut Ansyaad, tergolong lunak dalam upaya pemberantasan terorisme. Dia membandingkan dengan pemerintah Malaysia yang menggunakan militer dalam operasi terorisme di Sabah beberapa waktu lalu.

Sementara Indonesia masih menggunakan pendekatan penegakkan hukum dengan menggedepankan kepolisian.

"Kita konsisten penegakan hukum," kata Ansyaad.

"Kita tidak memusuhi apa yang mereka perjuangkan, menegakan Syariat Islam. Kita semua muslim, menghormati itu. Kita tidak suka kekerasannya itu," ujar Ansyaad.


Sumber: http://news.detik.com/read/2013/12/19/204923/2447205/10/jejak-teroris-di-indonesia-dari-nii-bermuara-di-abu-bakar-baasyir

** Catatan: Asbirin Maulana owner Yayasan Manunggal Bangsa Malang dan TK SD Unggulan Al Yaklu Malang, menurut sumber intelejen melarikan diri ke Aceh setelah penggrebekan oleh Polresta Malang dan Kodim Malang.

Jejak Teroris di Indonesia: Dari NII, Bermuara di Abu Bakar Baasyir


Tahun 2009, pentolan teroris Noordin M Top ditangkap pasca tragedi bom besar melanda Jakarta, JW Marriot dan Ritz Carlton. Perlahan gerakan teror yang dimotori kelompok Jamaah Islamiaj (JI) mengendur.

Namun pada tahun yang sama beberapa pentolan teroris seperti Dulmatin, Abu Tholut, dan Umar Patek muncul pasca pemenjaraan dan berada di kem pelatihan teror di Mindanau, Filipina Selatan. Mereka membuat 'reuni' guna melancarkan aksi terornya dalam penegakan Syariat Islam di Indonesia.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irjen (Purn) Ansyaad Mbai, pentolan-pentolan itu kemudian bertemu di Aceh. Wilayah yang dilanda konflik bersenjata itu kemudian dijadikan basis pelatihan teror. **

"Siap yang desain itu? Abu Bakar Baaayir," kata Ansyaad di Jakarta, Kamis (19/12/2013). Baasyir divonis 15 tahun karena terbukti terlibat dalam pelatihan teror di Aceh.

Setelah aparat mengobrak-abrik kem pelatihan Aceh, beberapa sel teroris lari keluar Aceh. Sebagian lagi melakukan fa'i dalam menggalang dana teror.

Sebagian dari mereka menyebar sampai ke Jakarta. Mereka berkembang dan membuat gagasan baru untuk menjadikan Poso sebagai basis pergerakan. Gagasan itu muncul setelah melihat kegagalan di Aceh.

Abu Omar menjadi motor dalam gerakan teror pasca pengungkapan kem teror di Aceh. Abu Omar tercatat pernah melakukan upaya pembunuhan terhadap Wakil Ketua MPR Matori Abdul Jalil, bersama Sartono.

Abu Omar alias Indra Kusuma alias Andi Yunus alias Nico Salman ditangkap Juli 2011 di Jakarta. Dia berperan sebagai penyelundup senjata dari Filipina Selatan.

Sementara Sartono adalah ayah kandung Farhan, teroris yang tewas dalam penyergapan di Solk September 2012 lalu. Farhan sendiri tergabung dalam Hisbah Solo yang merupakan sayap gerakan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir.

Kelompok ini berkembang ke Indonesia Timur seperti di NTB dan Sulawesi Selatan. Di Sulsel kelompok ini berupaya membunuh Gubernur Sulsel Yasin Limpo.

Di Poso kelompok ini membunuh dan mengguburkan satu liang dua polisi. Di Jakarta, sel ini melakukan perampokan di Tambora. Di Beji Depok, laboratorium perakitan bom dibuat.

"Kalau dikristalkan, Abu Omar bukan JI atau JAT, dia NII. Antara NII, JI, JAT sebetulnya bukan yang terlalu beda. JI sempalan NII. Abu Bakar Baasyir posisinya Menteri Kehakiman NII saat membentuk JI. Tokoh di JI ada kaitan dgn struktur NII. Begitu JI ketahuan menjelma JAT, barangnya itu-itu juga, tokohnya itu-itu juga," kata Ansyaad.

Menurut Ansyaad, kelompok teror kerap berganti-ganti nama kelompoknya. Hal ini demi menghindari kejaran petugas atau mengecoh penyelidikan aparat.

"Nama sekarang sudah tidak relevan, berbagai macam mereka gunakan nama untuk menghindari petugas.
Yang jelas mereka kelompok teroris," tegas
Indonesia, menurut Ansyaad, tergolong lunak dalam upaya pemberantasan terorisme. Dia membandingkan dengan pemerintah Malaysia yang menggunakan militer dalam operasi terorisme di Sabah beberapa waktu lalu.

Sementara Indonesia masih menggunakan pendekatan penegakkan hukum dengan menggedepankan kepolisian.

"Kita konsisten penegakan hukum," kata Ansyaad.

"Kita tidak memusuhi apa yang mereka perjuangkan, menegakan Syariat Islam. Kita semua muslim, menghormati itu. Kita tidak suka kekerasannya itu," ujar Ansyaad.

Sumber: http://news.detik.com/read/2013/12/19/204923/2447205/10/jejak-teroris-di-indonesia-dari-nii-bermuara-di-abu-bakar-baasyir

** Catatan: Asbirin Maulana owner Yayasan Manunggal Bangsa Malang dan TK SD Unggulan Al Yaklu Malang, menurut sumber intelejen melarikan diri ke Aceh setelah penggrebekan oleh Polresta Malang dan Kodim Malang.

Dayat Cs Teroris Generasi Baru, Sewa Rumah untuk Belajar Rakit Bom




Jakarta - Generasi teroris terus tumbuh. Mereka terus muncul bahkan usianya masih relatif muda. Diduga pengkaderan generasi teroris terus dilakukan. “Lewat keluarga, lewat sekolah,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai, Kamis.
Menurut Ansyaad segala cara dilakukan kelompok teroris demi merekrut anggota baru dan menyebarkan paham mereka. Termasuk lewat jaring media sosial. “Ada juga yang gunakan itu. Tapi pola kaderisasinya sama. Menanamkan ideologi radikal, kebencian, dan permusuhan terhadap negara,” imbuhnya.
Ansyaad menjelaskan, target para pelaku teror itu tak hanya polisi atau vihara, tetapi sesuatu yang dianggap musuh dan menghalangi tujuan mereka. “Karena bagi mereka, siapa saja yang dianggap tak se-ide dengan mereka, dianggap musuh,” tutupnya.
BNPT menyebut kelompok Dayat Kacamata Cs sebagai teroris generasi baru. Kelompok ini dilumpuhkan Densus 88 di sebuah kontrakan di Ciputat. “Sudah dijelaskan sama Mabes Polri betul itu. Terduga itu adalah pasal yang dikembang-kembangin, ini ya teroris bukan terduga,” ujar Ansyad.
Menurutnya kelompok Dayat Kacamata merupakan pecahan kelompok kecil dari pelaku teroris terdahulu. Bahkan di balik itu masih terdapat jaringan baru.
“Bisa, tapi tidak semuanya murni baru. Teroris sekarang beroperasi dibanyak tempat banyak dengan nama yang berbeda mereka sebenarnya, terangkai pada jaringan besar dengan tujuan dan target yang sama. Hanya namanya saja beda-beda untuk mengelabui,” tuturnya.
Mbai mengatakan anggota kelompok teroris bisa tetap bertahan meski anggota lainnya sudah ditangkap polisi. “Dari Filipina datang Umar Patek. Kemudian muncul satu ide kayak reuni lagi latihan di Aceh setelah ketahuan disergap diobrak-abrik, ada tewas, ada juga yang lolos. Yang lolos ini beroperasi lagi seperti di Jawa Tengah Klaten,” tuturnya.
Selang beberapa lama kemudian, Ia melihat kelompok NII (Negara Islam Indonesia) yang dipimpun Abu Roban Kodrat kembali muncul. Mereka menamakan kelompoknya sebagai Mujahidin Indonesia Barat.
“Mereka menjadikan Poso sebagai pusat pelatihan untuk membentuk mujahidin Indonesia timur. Mereka pun masih terkait di Poso meskipun orang-orang bukan dari Poso tetapi dari mana-mana,” ungkapnya.
Saat ditanya mengenai adanya protes soal penembakan 6 terduga teroris di Ciputat, Mbai mengatakan hal itu merupakah sesuatu yang biasa. “Protes hal biasa, masa mau kita ikutin protes itu. Sudah jelas teroris, cuma kita saja yang suka pake bahasanya begitu pakai-pakai terduga,” ungkapnya.
Dayat Kacamata Cs juga tak sembarang memilih lokasi di Ciputat. Lokasi yang di dekat hutan bambu dan dikelilingi persawahan amat pas untuk lokasi pelatihan. Kelompok Dayat ini memang tengah belajar membuat bom. “Lokasi itu tempat untuk membuat bom dan belajar membuat bom,” bisik sumber di kepolisian yang enggan disebutkan namanya.
Sudah dua bulan lebih Dayat Cs menetap di rumah kontrakan Ibu Zainab itu. Mereka menyewa 3 kamar di kontrakan itu. Ada 6 orang yang mendiami kontrakan itu. Dayat Kacamata Cs ini mencari dana lewat merampok bank. Aksi terakhir mereka merampok Bank BRI di Tangerang dan menggondol uang senilai Rp 500 juta.
“Salah satu bom ditinggalkan kelompok ini di Warteg di Tangerang setelah aksi fa’i merampok bank,” bisik petugas itu.
Sejumlah rangkaian pemboman sudah dilakukan kelompok ini. “Ledakan bom Vihara Ekayana, bom Polsek Rajapolah, ledakan Tambora, Beji, dan Bojonggede,” terang petugas itu. (dtx)

sama persis dengan jamaah al yaklu yang kontrakannya sering dirolling antar jamaah agar